• Tue. Jan 19th, 2021

Tarian Daerah Terbaik & Asalnya

Byzuzum gaul

Dec 19, 2020

Indonesia merupakan negara kepulauan yang tidak hanya dianugerahi keindahan alam tetapi juga kekayaan budayanya.

Salah satu contoh kekayaan budaya tersebut adalah keanekaragaman tarian daerah. Nyatanya, hampir seluruh daerah di 34 provinsi memiliki tarian daerahnya masing-masing.

Tidak hanya indah dan menyenangkan untuk disaksikan siapa pun, tari daerah Indonesia memiliki ciri khas dan ciri khas tersendiri.

Jika ingin download lagu mp3 yang enak, Anda bisa kunjungi metrolagu, disana download mp3 gratis semua!.

Artikel ini akan membahas tentang tarian daerah terpopuler di Indonesia dan provinsi asalnya. Yuk, simak daftarnya di bawah ini.

Tari Daerah di Indonesia dan Asalnya

1. Tari Lego Lego (Nusa Tenggara Timur)

Tarian Lego-Lego berasal dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Tarian ini untuk mengajak masyarakat membangun persatuan bangsa dan negara dan umumnya diadakan dalam upacara.

Tarian ini biasanya dibawakan oleh anak kecil. Pria dan wanita lokal yang berpartisipasi dalam tarian ini mengenakan kain tradisional. Sedangkan nyanyian dan nyanyian biasanya dibawakan oleh orang tua.

2. Pasang Dance (Maluku Utara)

Tari Pasang Surut merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Halmahera Utara, Maluku Utara. Tarian ini biasanya dibawakan secara berpasangan oleh pria dan wanita pada acara tertentu seperti pesta adat, resepsi, pernikahan, dan lain sebagainya.

Tide Tide merupakan tarian yang memberikan gambaran tentang kehidupan sosial antara laki-laki dan perempuan di Halmahera saat itu.

Selama pertunjukan, para penari diiringi alunan musik dari drum, biola dan gong.

3. Tari Saureka Reka (Maluku)

Tarian Saureka Reka dibawakan oleh anak muda yang terdiri dari 4 laki-laki dan 4 perempuan.

Awalnya tarian ini hanya dimainkan pada saat musim panen sagu yang merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat, namun kini tarian Saureka Reka sering dimainkan dalam pertunjukannya.

Sifat yang digunakan untuk tarian ini adalah gaba-gaba, tifa, dan totobuang. Gaba-gaba hanya dimainkan oleh laki-laki tetapi perempuan menari untuk menghindari gaba-gaba. Saat tifa dan totobuang digunakan sebagai musik pengiring untuk menari.

4. Tari Sugeng (Papua Timur)

Selamat datang di Papua bagian timur sebagai ungkapan rasa hormat dan ungkapan rasa syukur dan bahagia bagi masyarakat Papua membutuhkan waktu yang lama. Tarian selamat datang dipimpin oleh rombongan besar.

Hal ini umumnya dilakukan oleh wanita. Para penari membentuk lingkaran dan menari serta bernyanyi dalam paduan suara.

Para penari wanita menemani para tamu dan mengenakan hiasan kepala serta kalung untuk menghormati mereka.

Masyarakat umum hanya menari setengah lagi. Dia juga sesekali berbalik memegang tombak, panah, dan senjata lainnya.

5. Tari Sajojo (Papua)

Tari Sajojo merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Papua. Tarian ini sering ditampilkan di berbagai acara adat, budaya, dan hiburan.

Asal usul tarian ini tidak pasti. Menurut beberapa sumber, tarian ini sudah ada sejak tahun 1990-an.

Nama tari Sajojo diambil dari judul lagu pengiringnya yaitu Sajojo. Lagu “Sajojo” merupakan lagu daerah asal Papua yang bercerita tentang wanita cantik dari desa.

Kostum tari ini hampir sama dengan kostum tari tradisional Papua. Pakaian biasanya merupakan pakaian tradisional yang terbuat dari akar atau daun.