AC Indoor dan Outdoor Dipasang Berbeda Merk, Memang Boleh?

Kejadian ini bisa dibilang hampir sering terjadi ketika salah satu dari unit AC ada yang rusak baik indoor ataupun outdoor-nya. Nah, timbul pertanyaan apakah boleh jika AC indoor dan out of doors dipasang dengan merk yang berbeda. Misalnya Indoor merk Daikin dipasang dengan outdoor merk Gree. Kali ini Haka Polar akan memberikan sedikit informasi megenai hal tersebut yaitu bolehkah AC indoor dan outside dipasang berbeda merk?

Jika salah satu unit AC anda rusak, tentunya anda sempat terlintas untuk beli unit AC yang bermasalah saja, Seperti halnya unit outdoor saja yg rusak. Pasti kita akan mencari toko AC yang jual outdoor AC nya saja namun pasti sulit untuk menemukan toko yang jual AC seperti itu. Kebanyakan toko dan provider AC hanya menjual AC satu set indoor dan unit outdoor. sebab dari produsennya saja membuat AC sudah sepasang indoor dan outdoor. Tapi jika anda menemukan toko AC yang bisa jual non satu set, ada beberapa syarat yang harus anda ikuti. dibawah ini merupakan syarat untuk anda patuhi ketika akan pasang AC dengan indoor dan unit outdoor yang berbeda merk.

Merk AC Sama Namun Beda Tipe

Kita mulai dari kasus yang sederhana, misalnya AC merk Daikin tipe widespread FTNE collection bagian indoornya rusak five tahun kemudian. Anda sudah mencari kemana-mana namun tidak dapat menemukan indoor FTNE collection karena memang sudah tidak ada unitnya. Akhirnya harus menggunakan indoor Daikin dengan collection terbaru. Tipe memang berbeda, namun karena teknologi dan fiturnya masih sama-sama popular maka AC bisa bekerja semestinya. Tetapi anda juga wajib memperhatikan jenis freon dan teknologinya, Seandainya jenis dari freonnya berbeda misal yang lama R410a ganti dengan indoor baru yang jenis freon R32 itu tidak bisa dan teknologi sebelumnya wellknown diganti dengan indoor low watt itupun tidak akan maksimal.

Merk AC Berbeda, Tipe Berbeda

Misalnya Indoor merk Panasonic dan outdoor nya merk Gree. Dan jika teknologi serta fitur-fiturnya sama maka sah-sah saja untuk dipasang karena teknologi popular memiliki fitur yang sama meskipun berbeda merk. Lain halnya jika AC low watt dan inverter, setiap merk pasti mengadopsi teknologi yang berbeda. Disitulah akan timbul masalah pada sistem kerja AC. Karena ada beberapa merk AC dengan teknologi inverter besar diawal lalu selanjutnya jadi lebih hemat. Tetapi ada juga AC yang diawal BTU nya rendah dan selanjutnya konsumsi listrik lebih efisien.

Namun biasanya jika terdapat beda merk, pastinya sebagian fitur tidak dapat bekerja dengan semestinya, karena mungkin setiap merk memiliki fitur unik. Tapi sebagian orang mungkin tidak mempermasalahkan hal tersebut karena yang penting AC bisa mendinginkan ruangan saja itu sudah cukup.

Larangan Yang Harus Diperhatikan

Jika memang anda tetap ingin membeli unit yang berbeda anda harus perhatikan kekuatan PK AC nya. Jika AC lama berkapasitas 1 pk, jangan gunakan yang kapasitas berbeda misal jadi 1 1/2 pk. Kedua, andapun harus memperhatikan teknologi yg ada pada unit AC nya, AC bertipe standard jangan disandingkan dengan AC low watt dan Inverter. Selain itu kita juga harus melihat jenis freonnya, harus sama dengan AC sebelumnya. Jika dari kami tentu saja menyarankan untuk jangan menggunakan merk atau tipe yang berbeda karena jika masih sama merk dan tipe tentu saja fitur-fitur yang didalamnya akan tetap bisa digunakan. Dengan begitu akan mengurangi resiko rusak yang lebih cepat jika menggunakan AC dengan merk atau tipe yang beda. Namun ada sedikit informasi bagi anda, akan susah mencari penjual AC baru yang jual hanya indoor atau outdoor-nya saja. Kebanyakan hanyalah toko AC rekondisi (bekas) yang menjual unit AC indoor atau outdoor-nya saja. Nah jadi untuk harga AC dengan status rekondisi tentu saja jauh lebih murah dari harga AC yang baru.