• Tue. Nov 24th, 2020

Jenis Motherboard Paling Populer

Byzuzum gaul

Nov 14, 2020

Anda yang sudah familiar dengan dunia komputasi pasti sudah mengetahui apa itu motherboard dan komponennya. Ini karena motherboard ini adalah salah satu tombol terpenting di komputer. Motherboard tidak hanya terdapat di komputer, tetapi juga di perangkat modern lainnya seperti ponsel, tablet, dan laptop.

Motherboard itu sendiri adalah papan sirkuit tercetak (PCB) yang berisi semua komponen utama komputer; B. B. Slot RAM, Slot CPU, BIOS, dll. Seperti ibu kota negara, motherboard berfungsi sebagai pusat komunikasi antar semua komponen komputer lainnya.

Salah satu jenis motherboard lama yang tidak lagi digunakan saat ini adalah motherboard AT. Dinamakan demikian karena motherboard ini menggunakan jack dan plug enam-pin yang berfungsi sebagai Advanced Technology atau konektor daya AT.

Dibuat pada 1980-an, motherboard ini cukup besar (13,8 “x 12”) sehingga tidak cocok untuk perangkat komputasi kecil. Selain itu, dimensi yang besar tersebut membuat pemasangan driver baru menjadi sulit.

Ada banyak jenis motherboard di pasaran saat ini untuk Anda pilih. Namun ada empat jenis motherboard yang paling umum digunakan di banyak perangkat komputasi saat ini, yaitu motherboard ATX, motherboard Micro-ATX, motherboard Mini-ATX, dan motherboard E-ATX.

Jenis motherboard paling populer

Berikut adalah beberapa jenis motherboard yang paling umum digunakan saat ini.

1. Motherboard ATX

Ini adalah jenis motherboard yang lebih maju daripada motherboard AT yang sudah ketinggalan zaman. ATX, yang merupakan singkatan dari Advanced Technology eXtended, berarti motherboard ini telah mengalami sejumlah peningkatan dibandingkan motherboard generasi sebelumnya.

Motherboard ATX lebih kecil dari motherboard AT dan umumnya memiliki dimensi 30,5 x 24,4 cm (12 x 9,6 inci). Faktor bentuk ATX standar (panjang 305mm dan lebar 244mm) adalah yang paling populer karena memiliki semua fitur yang sesuai dengan hampir semua kebutuhan, baik itu gaming atau produktivitas.

Motherboard jenis ini menawarkan sejumlah keunggulan, seperti: B. Menyediakan beberapa slot PCI dan setidaknya 4 slot DIMM yang mendukung memori dalam jumlah besar dan memiliki banyak konektor SATA dan lainnya untuk perangkat penyimpanan. Faktanya, motherboard ATX kelas atas memiliki 3 hingga 4 slot PCI-Ex 16 di mana beberapa kartu grafis dapat diproses.

2. Motherboard Micro ATX

Seperti namanya, motherboard yang satu ini lebih kecil dari dimensi umum motherboard ATX (9,6 “x 9,6” atau 24,4 x 24,4 cm). Namun, ada beberapa pabrikan yang mengurangi ukuran motherboard Micro-ATX menjadi 9,6 x 8,1 inci atau 24,4 x 20,6 cm tergantung pada slot dan koneksi di dalamnya.

Motherboard Micro-ATX menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan motherboard ATX, termasuk fakta bahwa mereka lebih kecil, lebih kompak, dan lebih murah. Ada juga motherboard Micro ATX dari varian yang lebih tinggi dengan fungsi yang sangat baik.

Sementara kebanyakan motherboard ATX modern memiliki maksimal tujuh slot ekspansi PCI atau PCI Express, motherboard microATX hanya memiliki maksimal empat slot. Jumlahnya juga bisa berbeda-beda tergantung dimensinya.

3. Motherboard Mini-ITX

Ini adalah motherboard yang sangat kecil berukuran hanya 17 x 17 cm. Namun, motherboard Mini ITX menyediakan semua fungsionalitas dasar motherboard besar.

Beberapa kelebihan motherboard ini selain ukurannya yang hemat tempat adalah sistem pendingin tanpa kipas yang memungkinkan konsumsi daya yang rendah, serta papan yang dapat digunakan kembali yang dikembangkan untuk ATX, Micro-ATX dan varian ATX lainnya bila diperlukan.

Karena ukurannya yang mini, motherboard Mini-ITX hanya dapat menyediakan maksimal 1x slot PCI-Ex 16 dan 2x slot DIMM untuk memori. Hampir setiap kartu ITX hanya memiliki 4x port SATA untuk penyimpanan dan beberapa header kipas. Namun, fitur lain mungkin berbeda tergantung harga yang ditawarkan.

4. Motherboard E-ATX

Ini adalah motherboard terbesar di antara semua motherboard yang dibahas di sini, dan berukuran 30,5 x 27,7 cm (12 x 10,9 inci). Ukuran ini cukup besar karena motherboard ini memiliki lebih banyak slot DIMM sehingga pengguna dapat menambah memori.

Motherboard E-ATX adalah pilihan tepat saat Anda membutuhkan komputer yang cukup kuat untuk bermain game dan tugas berat lainnya seperti rendering dan pemrosesan video. Motherboard ini memiliki soket dan prosesor yang jauh lebih bertenaga, sehingga memiliki fitur yang luar biasa.

Lagi butuh jasa konsultan it kuningan? Jika iya, bisa kunjungi tautan tersebut ya!.