• Sat. Oct 31st, 2020

MENGENAL GEJALA UMUM PENYAKIT GINJAL POLIKISTIK; PENYAKIT GINJAL TURUNAN

ByFitria Nurma Anjarwati

Jan 13, 2020

Gejala umum penyakit ginjal polikistik – dewasa ini perkembangan penyakit semakin hari semakin membuat kita mengernyitkan dahi. Bagaimana tidak, sekarang sudah banyak sekali jenis penyakit yang mengkhawatirkan. Beberapa bahkan bisa mengancam nyawa penderita hanya dengan sekali jangkitan.
Ini jelas menjadi perhatian kita. Melakukan pencegahan dan menambah literatur terkait penyakit harus digalakan. 

Hal ini dilakukan untuk menambah pengetahuan terhadap penyakit. Dengan hal ini, harapannya kita jadi semakin tahu tentang beberapa penyakit. Dengan bertambahnya pengetahuan, kita pun jadi semakin aware bilamana gejala penyakit datang. 

Sayangnya, nggak semua penyakit memiliki gejala yang signifikan. Ada saja penyakit yang punya gejala mirip dengan penyakit lain. 

Gejala umum pada penyakit ginjal polikistik misalnya. Gejala pada penyakit ini bisa dibilang mirip dengan penyakit lain. Untuk membedakannya, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mempelajari tiap-tiap gejala dengan cermat.
Dikutip dari alodokter.com, ginjal polikistik sendiri adalah penyakit yang melibatkan pertumbuhan kista pada ginjal. Pertumbuhan kista terjadi dengan waktu yang relatif lambat. Kista yang tumbuh di sini cenderung tidak berbahaya. Akan tetapi, dampak yang ditimbulkan akan sangat signifikan bila kondisi penyakit sudah kian kronis. 

Nah, untuk Anda yang ingin tahu seperti apa gejala dari penyakit ginjal polikistik ini, berikut kami sampaikan beberapa di antaranya. 

BUANG AIR KECIL DENGAN INTENSITAS YANG TIDAK WAJAR – GEJALA UMUM PENYAKIT GINJAL POLIKISTIK
Sebagaimana gejala pada masalah ginjal lainnya. Penderita ginjal polikistik cenderung punya masalah dengan pola buang air kecil. Biasanya mereka  punya intensitas buang air kecil di atas orang normal. 

Maksudnya, mereka cenderung lebih sering buang air kecil dari orang biasa. Bahkan pada kondisi jarang minum pun, kondisi ini masih tetap terjadi. 

Sekilas gejala ini mirip dengan masalah kesehatan lain. Oleh karenanya, mengandalkan gejala ini untuk diagnosis mandiri adalah hal yang kurang tepat. Anda harus mempelajari gejala lain dan mencermati gejala yang muncul bersamaan. Jika gejala tersebut hanya gejala tunggal, Anda tidak bisa menyimpulkan bahwa Anda memiliki masalah ginjal polikistik. 

TERBENTUKNYA BATU GINJAL – GEJALA UMUM PENYAKIT POLIKISTIK
Pada beberapa kasus, selain mengalami intensitas buang air kecil yang tidak biasa, penderita juga akan mengalami batu ginjal. Kondisi ini jelas mengkhawatirkan. Pasalnya, batu ginjal sendiri adalah masalah serius. Masalah kesehatan ini bisa memberi dampak signifikan bagi penderita. 

Anda bisa saja berhenti melakukan aktivitas demi pengobatan Anda. Dan seperti yang Anda tahu, menghentikan aktivitas sama saja dengan menghentikan produktivitas. 

Munculnya batu ginjal bisa jadi warning bahwa Anda sedang mengalami masalah ginjal polikistik. Dengan kata lain, jika masalah batu ginjal ini muncul, Anda bisa langsung menghubungi dokter. Selain untuk menangani batu ginjal Anda, dokter juga bisa sekalian melakukan diagnosis apakah Anda juga terkena ginjal polikistik atau tidak. 

URINE MENGANDUNG DARAH – GEJALA UMUM PENYAKIT POLIKISTIK
Ini adalah gejala yang paling mudah terlihat. Dari hellosehat.com, jika urine Anda sudah mengandung darah, itu tandanya Anda sedang punya masalah dengan ginjal. Dan sebagaimana perlakuan untuk organ vital, Anda harus segera memeriksakan kondisi ini. 

Urine mengandung darah sendiri adalah masalah serius. Jika kondisi ini muncul, masalah pada ginjal kalian sudah semakin mengkhawatirkan.
Anda bisa saja terkena penyakit ginjal polikistik jika gejala ini muncul. Dan hal pertama yang harus Anda lakukan bila mendapati gejala ini adalah; segera menghubungi dokter. Segera lakukan tindakan medis.

Itulah beberapa gejala umum penyakit ginjal polikistik. Selain gejala di atas, ada gejala lain yang biasanya timbul pada penderita ginjal polikistik. Gejala-gejala tersebut seperti; muncul infeksi kandung kemih, perut area bawah membesar, hingga timbul nyeri pada persendian.